Rabu, 22 April 2026

PETANI WAJIB APLIKASI PETROPHOS UNTUK PERKUAT AKAR HADAPI MUSIM KEMARAU



Beberapa Alasan Manfaat Petrophos yang memiliki bahan aktif setara asam fosfit 400 g/l sangat dibutuhkan untuk tanaman padi.

1. Peningkatan Biomassa dan Arsitektur Akar

Beberapa jurnal internasional (seperti yang dipublikasikan dalam PMC - National Center for Biotechnology Information) menunjukkan bahwa pemberian fosfit dalam dosis rendah dapat meningkatkan biomassa akar hingga 30%.

  • Mekanisme: Fosfit memicu perubahan pada arsitektur sistem perakaran, meningkatkan jumlah akar rambut dan luas permukaan serapan.



  • Dampak: Akar yang lebih luas memungkinkan tanaman padi menyerap air dan nutrisi (terutama Nitrogen dan Fosfor) dengan lebih efisien, bahkan dalam kondisi tanah yang kurang subur.

2. Efek Biostimulan vs. Nutrisi

Penting untuk dicatat bahwa secara kimiawi, asam fosfit berbeda dengan asam fosfat (H3PO4 / fosfat).

  • Fosfit tidak bisa digunakan secara langsung oleh tanaman sebagai sumber utama nutrisi P (Fosfor).

  • Namun, ia bekerja sebagai biostimulan. Jurnal-jurnal agroteknologi menyebutkan bahwa pemberian fosfit ke akar atau melalui daun dapat mengaktifkan jalur metabolisme yang meningkatkan toleransi tanaman terhadap stres lingkungan (kekeringan atau salinitas).

3. Ketahanan Terhadap Penyakit Tular Tanah

Asam fosfit memiliki sifat fungisida sistemik yang sangat mobile (bergerak secara ambimobile melalui xilem dan floem).

  • Dampak pada Akar: Pemberian melalui kocor atau perendaman akar dapat melindungi tanaman padi dari patogen penyebab busuk akar dan serangan jamur seperti Phytophthora atau Pythium.

  • Mekanisme Pertahanan: Fosfit merangsang tanaman untuk memproduksi phytoalexin (zat pertahanan alami), sehingga sistem perakaran menjadi lebih tangguh secara imunologis.

4. Interaksi dengan Mikoriza

Beberapa penelitian juga mengamati bagaimana asam fosfit berinteraksi dengan mikroorganisme menguntungkan di akar:

  • Dalam konsentrasi tinggi, asam fosfit dapat sedikit menghambat kolonisasi spora mikoriza (jamur baik yang membantu akar). Oleh karena itu, dosis yang tepat sangat krusial agar manfaat biostimulannya tetap optimal tanpa mengganggu simbiose alami di perakaran.


Rekomendasi Pencarian Spesifik Jurnal:

Jika Anda ingin membaca naskah lengkapnya, Anda dapat mencari di Google Scholar dengan kata kunci berikut:

  • "Phosphite as a plant biostimulant for root development in rice"

  • "The effect of phosphite on rice growth and yield"

  • "Pengaruh asam fosfit terhadap ketahanan dan pertumbuhan akar padi"


Catatan jurnal: "Root Development in Rice and Cereals"
Enhanced Root Architecture: Foliar applications of potassium phosphite have been shown to increase seminal and nodal root length and number. Studies in wheat (a close relative to rice) using 3D X-ray CT imaging revealed a significant increase in root volume, surface area, and lateral root count.
Increased Root Biomass: Research indicates that phosphite application can boost root mass by up to 30%–40% in annual crops like wheat and oilseed rape, leading to stronger seedling establishment and better uptake of water and nutrients.
Response Under Stress: The root-promoting effects of phosphite are more pronounced under abiotic stresses, such as drought or nutrient deficiency. Improved root growth under these conditions facilitates higher nutrient and water use efficiency. (dari Jurnal National Institute of Health)


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

AMANKAN KELAPA GENJAH DARI PENYAKIT BUSUK PUCUK DAN BUSUK AKAR DENGAN TRICHOSIDA

Penggunaan agens hayati seperti Trichoderma dan Gliocladium sangat bermanfaat dan sangat disarankan dalam budidaya kelapa khususnya kelapa...