Selasa, 08 Februari 2022

Pesugihan Siluman Ular (bagian 1)

   Gambar ilustrasi

Kabar tidak mengenakkan datang dari salah satu desa di Kabupaten Blitar. Mungkin masyarakat sudah banyak yang mengenal sosok Blorong, Wanita siluman yang dikisahkan merupakan panglima perang kanjeng Ratu kidul. Wanita berparas cantik tetapi separuhnya adalah sosok ular. 

Selama ini cerita mistis Blorong memang tidak sehebat kanjeng  Ratu Laut Kidul, akan tetapi yang banyak diketahui orang adalah sosok ini sering dikaitkan dengan ritual pesugihan yang sering ditempuh oleh orang-orang yang ingin kaya dengan singkat, atau bisa dibilang dengan menghalalkan cara melalui pesugihan. Konsekuensi  pesugihan ini adalah dia harus memberikan tumbal laki-laki perjaka setiap malam purnama. "Setiap Bulan?" iya setiap bulan untuk pendapatan yang utama. Ada pula yang harus ritual setiap tahun sekali setiap 1 syura. 


Yang membuat kisah ini heboh adalah cerita yang selama ini dianggap hanya sebagai dongeng dan cerita rakyat itu  benar terjadi di Desa tersebut.


Masih ingat hari itu, kentongan kampung dipukul keras tanda berkumpul tung..tung..tung..Beriringan nampak warga berkumpul dengan rasa penasaran sambil membawa senjata tajam dan pentungan. "Ada apa kang, apa ada maling?" seru kang Sarji membentak.

"Buuubukan kang....Ada orang mati" jawab sakiran tergagap.
"Siapa yang mati, siapa yang mati...suara warga saling sahut dan tengok ke kanan dan kiri...
"Yang meninggal juragan Warso dan Istrinya Nyai Jumini" jawab sakiran kalut.
"Bagaimana ini Pak pamong?" tanya warga tidak sabar inigin tau cerita lengkapnya.
"Mayat Juragan Warso dan Nyai Jumini sebaiknya kita rawat dulu...nanti baru kita bahas....seru Pak Pamong. "Waduh, kalau ada yang meninggal tidak wajar ya harus lapor polisi Pak" seru salah satu warga.
"Sudah, ini Pak Babin sudah telpon kantor dan sebentar lagi datang, ayo kita ke rumah Juragan Warso" ajak Pak Pamong sambil bergegas.

"Astaghfirullahal adzim"....hiiii...ini matinya kena apa ya pak kok mukanya gosong begitu....seperti kena bisa ular...dan ini.."uwek...uekkkk...baunya busuk sekali..padahal baru semalam kejadian kematiannya" ....
"Tolong....toloooong...tolooong...Pak, jangan masuk rumah itu" nampak seorang pemuda bertelanjang dada berteriak mencegah warga memasuki rumah juragan Warso.
"Kamu siapa le...kok melarang kami masuk?"....tanya Pak Pamong.

"Sssss....sa..saya...pembantunya juragan warso" jawabnya tergagap...semenit kemudian dia jatuh pingsan menyaksikan Juragan Warso dan Nyai Jumini telah membujur kaku menjadi mayat.
"Nguing..nguing...nguing" suara sirine mobl polisi mendekat dan tampak dua orang polisi dengan sigap segera membuat police line supaya warga tidak merusak barang bukti yang  ada di TKP. 
"Minggir...minggir...jangan mendekat dan memegang korban biar barang bukti tidak hilang" seru polisi dengan suara keras. 
"Loh yang meninggal tiga orang?" tanyanya...
"Bukan Pak, orang yang ini hanya pingsan saja...barusan dia tau kejadian juragannya meninggal dan langsung jatuh pingsan" Jawab Pak Babin.
"Lapor komandan, sebaiknya kita sadarkan dulu pemuda ini karena dia kelihatannya saksi kunci kejadian kematian dua orang ini"usul pak Babin.

"Coba, siapa yang rumahnya berdekatan, tolong saksi korban ini diamankan dulu di rawat biar segera sadar. Untuk kotak obat bisa diambil di mobil saya...tolong pak Babin jalan"..instruksi dia ke pak Babin.
"Siap komandan".....
"Ada yang tau nama pemuda ini".....tanya Komandan ke warga yang nampak berkerumun?....
"Nah, ini dia mulai siuman, ambilkan air minum..kalau bisa air hangat biar dia berkeringat" perintah komandan lagi.
"Sudah, pak saya sudah sadar....kejadiannya semalam memang saya kurang tau persis kematian Juragan dan ndoro saya, hanya saja sebelum kejadian saya mengalami kejadian yang menakutkan".


Bersambung......

Baca Selanjutnya : Hantu Siluman Ular (2)




Rabu, 26 Januari 2022

Mix Fertilizer - Solusi Pintar di Saat Pupuk Mahal



Pasti semua sudah paham tentang apa itu Pupuk Kimia, Pupuk Organik dan Pupuk Hayati. 
Kalau ada istilah kesuburan tanah, itu bisa dihubungkan dengan ketiga jenis pupuk ini. Kesuburan kimia (kimiawi) akan di dapatkan dari penggunaan pupuk kimia sintetis yang mengandung unsur makro dan mikro. Pupuk Organik lebih pada peningkatan kesuburan fisik tanah, dalam hal ini adalah meningkatkan perbaikan struktur dan tekstur tanah. Menggemburkan, dan menambah atau meningkatkan pori serta Kapasitas Tukar Kationnya. Sudah selesai???? Eits....kurang satu...yang terakhir itu kesuburan hayati kesuburan yang di dapatkan dari kinerja dan fungsi mikroba tanah.



Kalau ditanya pupuk mana yang bagus, penulis akan menjawab tergantung kondisi kebutuhan lahannya dan yang jelas lebih lengkap lebih tinggi produktivitas yang didapat. Proses dari kesiapan kondisi tanah di persiapkan terlebih dahulu dengan mengkondisikan lahan dengan menaburkan unsur organik ke tanah. Dengan menaburkan dan mencampurkannya pada lapisan atas/ top soilnya secara merata diharapkan kondisi tanah akan menjadi lebih gembur, lebih berpori dan lebih mudah dalam menangkap hara dan tempat berkembang biaknya hara tanah. 


Unsur hayati akan mendukung penguraian unsur kimia agar menjadi lebih tersedia untuk tanaman. Jika seringkali kita mendengar istilah fungsi mikroba penambat N, Pelarut P dan K serta antioksida dan ZPT, semua itu ada di Pupuk Hayati. 
Penggunaan kombinasi ketiganya akan mendukung pertumbuhan tanaman lebih optimal.
Jenis pupuk tersebut banyak beredar di pasaran dan mudah kita jumpai, mulai dengan harga yang murah hingga harga yang super mahal. Kasih contoh pupuknya:


Pupuk Kimia kita mengenal pupuk Urea, SP-36, KCL, Phonska, Phonska Plus, Tiara, Nitrophonk dan Petrophonk.






Pupuk organik kita mengenal pupuk Sidanik baik yang cair ataupun granular. Pupuk Baktenik, Pupuk Petroganik dan banyak lainnya.






Pupuk Hayati kita mengenal Petrobiofertil, Potensida, Petrhikaphos, SaptaBio dan Zidgrow.

Seperti yang kita ketahui, berdasarkan cara aplikasinya pupuk dikenal dua macam. Pupuk broadcast (tabur) dan pupuk Foliar (semprot di daun). Pada kondisi tanaman membutuhkan asupan ke seluruh tanaman penggunaan pupuk broadcast dan foliar wajib dikombinasi. Sedangkan ketika di kondisi kenampakan tanaman sudah kokoh untuk mendukung pertumbuhan buahnya cukup di aplikasikan di daun dan batang dengan cara semprot supaya lebih cepat penyerapan nutrisinya.

Kalau misalkan diaplikasikan bersamaan? malah tambah bagus juga. Kalau dikombinasi akan menambah nutrisi tanaman dari akar dan daun. Hasilnya pasti akan lebih luarbiasa.



Kenalin yuk Pupuk/ Nutrisi yang diaplikasikan lewat foliar spray dan apa bedanya dengan pupuk broadcast?

Berbeda dengan pupuk tabur yang releasenya lambat dan butuh waktu lebih lama, pupuk Foliar lebih condong pada fungsi "fast release", apa itu? cepat terserap...secara kandungan bahannya pupuk foliar lebih mudah terserap dan lebih muda terlarut. 

Langsung pada sasaran tanaman, biasanya fungsi produksi makanan pada tanaman berada di daun ini yang menyebabkan aplikasi nutrisi pada tanaman dengan penyemprotan foliar di bagian daun. Kalau aplikasi yang pas saat merangsang berbunga, dan perawatan saat sudah mulai pengisian atau pembesaran buah nutrisi melalui penyemprotan pada bagian daun dan batang sangat berdampak dibandingkan dengan aplikasi tunggal lewat akar.

Pupuk foliar butuh diaplikasikan beberapa kali dan dispray dengan interval 5-7 hari sekali..Temukan bedanya tanaman yang pupuknya diaplikasikan tunggal melalui akar dengan tanaman yang pupuknya diaplikasikan kombinasi dengan spray di daun dan batang tanamannya.



Bangga Jadi Petani, 
Petani Sejahtera Bangsa Berjaya




KENALI MANFAAT ASAM PHOSPIT PADA PETROPHOS

A sam fosfit ( H3PO3 ) pada produk Petrophos memiliki kemampuan unik untuk merangsang pertumbuhan akar , meskipun perannya berbeda dengan pu...