Berdasarkan berbagai studi dan jurnal pertanian terbaru, Petrophos dengan kandungan Asam Fosfit (Phosphite/Phi) diakui selain memiliki fungsi sebagai biostimulan yang sangat efektif juga sebagai Fungisida..
Berikut adalah rangkuman manfaat asam fosfit yang sering dibahas dalam jurnal ilmiah, terutama untuk tanaman jagung, padi, dan hortikultura:
1. Pengendalian Penyakit (Fungisida Spesifik Oomycetes)
Jurnal-jurnal seperti dari Universitas Lampung dan Brawijaya Knowledge Garden menyoroti efektivitas asam fosfit dalam mengendalikan patogen golongan Oomycetes.
Penyakit Bulai (Peronosclerospora spp.): Aplikasi asam fosfit (baik semprot maupun seed treatment) terbukti menekan tingkat keterjadian penyakit bulai pada jagung.
Penyakit Lanas (Phytophthora nicotianae): Efektif melindungi pembibitan tembakau dengan tingkat efikasi mencapai 60% lebih pada dosis tertentu.
Penyakit Busuk Akar & Batang: Sangat kuat dalam menghambat genus Phytophthora dan Pythium yang sering menyerang tanaman hortikultura (kentang, cabai, bawang merah).
2. Mekanisme Kerja Ganda (Direct & Indirect)
Salah satu keunikan asam fosfit yang sering diteliti adalah cara kerjanya yang "cerdas":
Aksi Langsung: Pada konsentrasi tinggi, ia menghambat pertumbuhan miselium patogen secara langsung.
Aksi Tidak Langsung (SAR - Systemic Acquired Resistance): Pada konsentrasi rendah, ia merangsang tanaman untuk memproduksi fitofaleksin (antibodi alami tanaman) dan mempertebal dinding sel. Ini membuat tanaman "siaga" sebelum serangan datang.
3. Sebagai Biostimulan & Pemacu Pertumbuhan
Meskipun asam fosfit tidak bisa menggantikan fungsi pupuk Fosfat (P) sebagai nutrisi utama, jurnal Frontiers in Plant Science (2025) menyebutkan manfaat tambahannya:
Pertumbuhan Akar: Aplikasi foliar (semprot daun) dapat meningkatkan biomassa akar hingga 30%.
Efisiensi Air: Meningkatkan efisiensi penggunaan air (WUE) dan asimilasi karbon, sehingga tanaman lebih tahan terhadap stres lingkungan (seperti kemarau atau cuaca ekstrem).
4. Sinergisitas dengan Bahan Aktif Lain
Dalam manajemen resistensi, asam fosfit sering diteliti sebagai mitra campuran yang sangat baik. Jurnal menunjukkan sinergi yang kuat jika dicampur dengan:
Dimetomorf untuk memperkuat perlindungan terhadap penyakit bulai yang sudah mulai resisten. Merk fungisida dengan kandungan tinggi Suhle 60 WP (Dimetomorf 60%), atau kandungan kombinasi dengan Cyazofamid untuk perlindungan tanaman hortikultura di wilayah tropis yang lembap merk Downmid 300/100 EC