Rabu, 10 Desember 2025

Teballo Red: Investasi Cerdas Petani Melon

 




Menguak Keunggulan Teballo Red Pelindung Ancaman Trips dan Kutu Kebul

Pertanian melon di Jombang, Jawa Timur, seringkali dihadapkan pada tantangan berat: serangan hama penghisap seperti trips (Thrips sp.) dan kutu kebul (Bemisia tabaci). Dua hama kecil ini adalah momok menakutkan yang bisa merusak daun, menghambat pertumbuhan, dan ujung-ujungnya menggagalkan panen yang sudah dinanti.

Namun, kini ada kabar gembira yang beredar dari mulut ke mulut para petani: Teballo Red (nama dagang untuk Teballo 250 SL dengan bahan aktif Nitenpiram 250 g/L) telah muncul sebagai solusi andal yang membawa harapan baru. Bukan sekadar janji di label, tetapi hasil nyata di lahan!


Kisah Sukses dari Lahan Hijau Jombang

Pak Kusno, seorang petani melon di daerah Ploso, Jombang, membagikan pengalamannya. "Dulu, kalau sudah kena kutu kebul, rasanya sudah putus asa. Daun jadi keriting, buah melon enggak bisa besar maksimal. Padahal, sudah coba ganti-ganti obat," cerita Pak Kusno sambil menunjuk kebun melonnya yang kini tampak hijau segar dan berbuah lebat.

Kondisi berubah drastis setelah ia beralih menggunakan Teballo Red. Keunggulannya yang bekerja secara sistemik—menyebar merata ke seluruh jaringan tanaman—membuatnya sangat efektif.

  • Menghabisi Hama yang Tersembunyi: Kutu kebul sering bersembunyi di balik daun, tempat penyemprotan biasa sulit menjangkau. Karena Teballo memiliki efek sistemik translaminar (kemampuan menembus jaringan daun), hama yang bersembunyi pun ikut terbasmi.

  • Daya Kerja Cepat dan Tahan Lama: Bahan aktif Nitenpiram bekerja cepat menyerang sistem saraf serangga, memberikan efek "gegar otak" pada hama. Selain itu, Teballo juga dikenal memiliki efek long lasting, memberikan perlindungan yang lebih lama, bahkan setelah terkena hujan ringan.

"Begitu disemprot, hasilnya langsung kelihatan. Hama langsung minggat! Daun muda yang baru tumbuh juga terlindungi, jadi enggak lagi keriting karena serangan trips," tambah Pak Kusno dengan senyum puas.


Keunggulan Teballo Red yang Mendasar

Insektisida ini membawa beberapa keunggulan kunci yang menjadikannya pilihan utama bagi petani di Jombang:

  1. Sistemik dan Translaminar: Kombinasi ini memastikan bahwa setiap bagian tanaman, dari akar hingga pucuk, terlindungi, dan hama yang bersembunyi di lapisan bawah daun dapat teratasi.

  2. Racun Kontak dan Lambung: Teballo membunuh hama seketika saat terkena cairan semprotan (kontak) dan juga efektif setelah hama memakan jaringan tanaman yang sudah mengandung insektisida (lambung).

  3. Efektif untuk Hama Kritis: Selain trips dan kutu kebul pada melon, Teballo 250 SL juga terbukti ampuh mengendalikan wereng coklat, aphis, dan tungau pada berbagai tanaman hortikultura dan pangan lainnya.

Dengan dosis yang tepat dan aplikasi yang rutin sesuai anjuran, Teballo Red tidak hanya mengatasi hama yang sudah menyerang, tetapi juga berperan sebagai proteksi agar serangan hama tidak kembali datang. Ini adalah investasi cerdas bagi kualitas dan kuantitas panen melon, membuat petani Jombang tersenyum lebar di musim panen!

Sekali semprot hama mati dan tidak kembali.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Rahasia Padi Berbobot & Anti Meleyot: Mengenal Keajaiban Kalsida bagi Petani Modern

Pernahkah Anda merasa cemas saat melihat tanaman padi yang sudah mulai berisi tiba-tiba rebah (meleyot) setelah diterjang angin kencang atau...