Petrophos adalah nutrisi anorganik cair dan fungisida sistemik ganda produksi PT. Petrosida Gresik yang berfungsi memperkuat ketahanan tanaman (pupuk) sekaligus menyembuhkan dari penyakit (fungisida) seperti hawar daun, busuk pelepah, dan busuk akar. Berbahan aktif P2O5 20% (setara asam fosfit 400 g/l), produk ini cepat meresap untuk mengaktifkan sistem pertahanan alami tanaman dari fase vegetatif hingga generatif
Ya, tanaman padi memang membutuhkan Asam Fosfit (H3PO3), namun penting untuk dipahami bahwa fungsinya berbeda dengan Asam Fosfat (H3PO4) yang umum ditemukan dalam pupuk P (seperti TSP atau SP-36).
- Fungsi Ganda: Bertindak sebagai nutrisi fosfat sekaligus Memiliki Fungsi tambahan sebagai fungisida sistemik.
- Aksi Cepat: Asam fosfit menembus jaringan tanaman dengan cepat, bekerja dari akar hingga daun.
- Pemulihan Tanaman: Membantu tanaman pulih dari stres akibat cuaca, kekeringan, atau pemulihan serta pengendalian serangan patogen. Kompatibilitas: Dapat digunakan pada berbagai tanaman, terutama hortikultura
Peran krusial asam fosfit untuk tanaman padi:
1. Sebagai Elisitator (Sistem Imun Tanaman)
Asam fosfit bekerja dengan cara memicu mekanisme pertahanan alami padi. Ketika diaplikasikan, tanaman akan memproduksi senyawa fitoaleksin yang membantu melawan serangan patogen. Ini sering disebut sebagai efek "vaksinasi" pada tanaman.
2. Pengendalian Penyakit Jamur dan Bakteri
Asam fosfit sangat efektif dalam menekan pertumbuhan oomycetes dan beberapa jenis jamur serta bakteri. Pada tanaman padi, ini bermanfaat untuk:
Mencegah Blast (Pyricularia oryzae): Memperkuat dinding sel sehingga hifa jamur sulit menembus jaringan daun.
Mencegah Kresek/BLB (Xanthomonas oryzae): Membantu tanaman pulih lebih cepat dari infeksi bakteri.
3. Sifat Sistemik yang Tinggi
Berbeda dengan fungisida kontak, asam fosfit bersifat sistemik dua arah (ambimobile). Artinya, nutrisi ini dapat bergerak ke atas (akropetal) maupun ke bawah (basipetal) menuju akar. Hal ini sangat menguntungkan untuk melindungi seluruh bagian tanaman padi dari akar hingga malai.
4. Stimulasi Pertumbuhan Akar
Meskipun bukan sumber nutrisi fosfor (P) utama untuk energi, asam fosfit terbukti mampu merangsang pertumbuhan akar rambut. Akar yang lebih banyak dan kuat akan mempermudah padi menyerap nutrisi lain dari dalam tanah secara lebih efisien.
Hal Penting yang Perlu Diperhatikan:
Bukan Pengganti Pupuk P: Tanaman tidak bisa mengubah fosfit menjadi fosfat secara langsung di dalam jaringan. Jadi, Anda tetap harus memberikan pupuk fosfat (seperti SP-36 atau DAP) untuk pembentukan energi dan pengisian bulir.
Efisiensi Penggunaan: Karena efektivitasnya dalam meningkatkan daya tahan, penggunaan asam fosfit yang tepat dapat membantu mengurangi ketergantungan pada fungisida kimia sintetis yang lebih keras.
Waktu Aplikasi: Paling efektif diaplikasikan pada fase vegetatif untuk membangun sistem imun, dan menjelang fase generatif untuk melindungi malai dari serangan blast.
Takaran: Gunakan dengan tarakan 1-2 ml/ liter dan jangan campurkan dengan pestisida yang bersifat asam (di bawah 5)
Singkatnya, asam fosfit bukan sekadar "makanan", melainkan pelindung dan penguat yang sangat berguna untuk menjaga kesehatan tanaman padi agar produktivitas tetap terjaga.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar