Kamis, 29 Januari 2026

CARA ATASI WERENG KENAPA HARUS PAKAI TEBALLO MERAH





Musim wereng telah tiba, Apakah Anda benar-benar sudah memegang spesifikasi "senjata pamungkas" untuk serangan wereng! 

Simak rahasia ini......

Dengan kandungan Nitenpyram 250 g/l, Teballo Merah memang berada di kasta yang berbeda dibandingkan insektisida biasa.

Mari kita bedah secara mendalam mengapa spesifikasi yang Anda sebutkan itu sangat krusial bagi petani padi:


Keunggulan Teknis Teballo Merah (Nitenpyram 250 g/l)

1. Konsentrasi Tinggi, Reaksi Instan

Nitenpyram adalah racun saraf yang bekerja sangat cepat. Dengan kadar 250 g/l (yang termasuk tinggi di kelasnya), efek knockdown atau jatuh seketika menjadi jaminannya. Begitu terkena semprot atau menghisap cairan tanaman, sistem saraf wereng akan lumpuh dalam hitungan menit.

2. Formulasi Baru: Penetrasi Lebih Dalam

Formula yang diperbaharui biasanya mencakup surfactant atau bahan pembawa yang lebih baik. Ini memungkinkan bahan aktif menembus lapisan lilin tanaman padi lebih cepat. Artinya, obat ini tidak hanya menempel di luar, tapi meresap ke dalam jaringan sehingga tidak mudah tercuci hujan.

3. Masa Perlindungan 21 Hari (Efek Residual)

Ini adalah poin paling menguntungkan secara ekonomi. Wereng memiliki siklus hidup yang cepat. Banyak obat hanya membunuh yang dewasa, tapi 3 hari kemudian telur menetas dan menyerang lagi.

  • Dengan daya tahan hingga 21 hari, larva yang baru menetas akan langsung mati saat mencoba menghisap batang padi.

  • Anda tidak perlu bolak-balik menyemprot, yang artinya hemat tenaga kerja dan biaya.

4. Perlindungan di Masa Kritis

Masa primordia (keluar malai) hingga pengisian bulir adalah masa paling kritis. Jika terkena hopperburn (terbakar wereng) di fase ini, gagal panen sudah di depan mata. Ketahanan 21 hari ini memberikan "payung pelindung" sampai bulir padi cukup kuat.


Mengapa "Sekali Semprot" Begitu Penting?

Dalam pengendalian hama, ada istilah Ambang Kendali. Jika populasi wereng sudah meledak, menunda kematian mereka bahkan hanya 1-2 hari bisa berakibat fatal. Teballo Merah dipilih karena:

  • Menghentikan proses makan: Wereng setelah terpapar dan akan mati dalam hitungan jam.

  • Efisiensi: Memutus siklus hidup wereng dalam satu kali aplikasi sistemik.


Tips Tambahan agar "21 Hari" Benar-benar Terbukti:

Agar klaim perlindungan 21 hari tersebut maksimal, pastikan kualitas air yang digunakan untuk mencampur tidak terlalu kotor atau berlumpur, karena partikel tanah bisa mengikat bahan aktif Nitenpyram dan mengurangi kekuatannya.

Kenapa harus menggunakan Teballo Merah?

Selama ini seringkali petani terlambat dalam pengendalian dan yang agak meresahkan adalah pengendalian dengan menggunakan insektisida kontak membutuhkan paparan langsung ke tubuh wereng. Hal ini tentunya tidak berlaku untuk wereng pendatang atau wereng migrasi yang masih segar dan tidak terpapar oleh insketisida.

Mau mengulang penyemprotan? memangnya mau berapa kali semprot kemampuanmu?

Solusinya ada di Teballo Merah karena bahan aktif nitenpiram 250 SL termasuk tertinggi di kelasnya dan dengan efek knockdown kuat serta surfaktan high residu menjamin kadar bahan aktif mampu melindungi bertahan hinggan 21 hari lebih. Waktu yang cukup lama untuk menjamin hama wereng baru yang akan menyerang akan ikut mati setelah menghisap batang meskipun tidak terpapar langsung.

Tidak usah ragu lagi memilih insektisida ini. Harga lebih terjangkau, lebih kuat efek knockdownnya dan yang tidak kalah pentingnya adalah efek residunya yang bertahan lama.

Dapatkan di kios-kios terdekat di kota anda. 


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Memulihkan "Napas" Tanah dan Tanaman Pasca Banjir

Banjir tidak hanya meninggalkan trauma pada tanaman, tetapi juga merusak struktur tanah. Genangan air yang lama menyebabkan tanah menjadi pa...