Selasa, 29 April 2025

Mengenal Generasi Milenial dan Zomer: Pahami Karakter dan Strategi Menghadapinya

Ada yang menyebut kalau generasi dikelompokkan berdasarkan periode tahun lahirnya. Pada perkembangan zamannya seringkali perubahan teknologi atau momentum kejadian menjadi awal mula trend atau kebiasaan. Sudah tidak jaman lagi memerintah atau menggunakan standart yang mungkin berlaku saat kakek,  ayah kita atau bahkan zaman kita. Setiap jaman ada tren dan ciri-cirinya masing-masing. Apa yang dominan itu yang menjadi hal yang dianut dan dituruti. 

Bagaimana strateginya? Tidak sedikit orang dewasa sebagai pimpinan/ pengelola zaman sekarang yang dipusingkan dengan generasi ini, mulai dari orang tua, guru, atasan perusahaan hingga pimpinan di masyarakat. Ada dua generasi dominan yang persentasenya sangat besar saat ini, geersi milenial dan generasi Z. Ciri generasi zaman now ini bisa kita perhatikan bersama:


Berikut adalah karakter dari milenial :

1, Milenial memiliki tingkat pendidikan yang baik, cerdas dan mahir teknologi

2. Berani, inovatif, kreatif, dan modern dalam berpikir dan bertindak

3. Lebih terbuka terhadap perubahan serta tidak takut untuk mencoba hal baru.

4. Jadwal kerja yang fleksibel dan tidak ingin terikat tempat kerja.

5. Pengembangan karir sebagai faktor yang penting 

6. Punya ekspektasi yang tinggi baik diri sendiri maupun orang lain.

7. Menuntut dapat jawaban yang instan dan kurang sabaran dengan proses.

8. Berpikiran terbuka dan modern serta agak mengesampingkan tradisi.

9. Memiliki keterampilan yang beragam. 

10. Mampu mengerjakan pekerjaan yang banyak dalam waktu yang bersamaan

11. Partisipatif 

12. Tidak menganut paham hirarki atau level kekuasaan, yang berarti semua orang memiliki level yang setara sehingga mereka bersikap sama baik kepada atasan maupun rekan kerja. 


Berikut adalah karakter dari generasi Z:

1. Suka berkolaborasi dalam melakukan pekerjaan, bekerjasama dengan orang lain.

2. Fleksibel dalam mengantisipasi perubahan secara cepat.

3. Menyukai tantangan dan dimotivasi oleh pencapaian

4. Suka mencari cara yang baru dalam menyelesaikan masalah.

5. Tech savvy (mahir teknologi) dan memiliki kemam[uan digital yang mumpuni.

6. Suka mengumbar privasi dan sering abai trkai keamanan data pribadi.

7. Sangat Mandiri dan dapat bekerjasama dengan baik.

8. Toleran dengan perbedaan.

9. Suka berkomunikasi secara maya melalui media sosial.

10. Memiliki ambisi untuk mencapai kesuksesan dalam karirnya. 


Untuk itulah maka jika dirangkum ada 5 (lima) poin strategi yang bisa kita terapkan pada kedua generasi ini. 

1. Fleksibilitas kita berikan dengan penetapan jadal kerja dan pemenuhan kegiatan. 

2. Pengembangan Karir. Berikan kesempatan untuk berkembang dengan tantangan. 

3. Komunikasi Efektif mengedepankan inti "to the poin" secara jelas.  

4. Kolaborasi Tim sebagai bentuk pemmenuhan kebutuhan mereka merepresentasikan dirinya. 

5. Penghargaan sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi sekaligus pengakuan.


Dengan memahami karakteristik dan kebutuhan keduanya, diharapkan perusahaan  dapat membangun hubungan yang lebih baik dan efektif dengan mereka.

Prinsip sedikit ribet tantangannya tetapi zaman memang telah berubah. 

Kamis, 09 November 2023

Manfaat Olah Raga Bagi Tubuh

                                                Gbr. Ilustrasi

Dasarnya memang yang dicari dari olahraga itu adalah hasil akhirnya. Badan menjadi sehat, berhasil mencegah dan menghindari penyakit atau minimal mengurangi resiko terserang penyakit.

Ada beberapa akibat yang bisa timbul dari pribadi yang malas berolahraga, di antaranya:

1. Berat badan tidak terkontrol

2. Mudah sakit

3. Mudah lelah

4. Mudah Stres

5. Kualitas tidur menurun

6. Berkurangnya fungsi otak

7. Terganggunya kualitas mental


Untuk menghindari dampak negatif tersebut maka olahraga harus dilaksanakan secara teratur. 

Memang sih, keihatannya mudah mengucapkannya, hanya saja dalam pelaksanaannya olahraga memang membutuhkan rutinitas untuk mendapatkan hasil maksimal. Berharap sehat hanya dari olahraga yang sesekali tanpa target tentunya hanya menghasilkan  lelah saja. 

Sehat tentunya didapatkan dari olahraga yang intens menyesuaikan kemampuan optimal tubuh, dibarengi dengan gaya hidup sehat dengan pola istirahat yang cukup dan makan makanan yang sehat bergizi.

Ayo kita bahas..



Sadar atau tidak, adakalanya seseorang mendapatkan tantangan dengan yang dinamakan menjaga semangat konsistensi.

Mungkin bisa bertahan sehari - dua hari, seminggu - dua minggu, sebulan - dua bulan..bahkan bisa setahun - dua tahun. 

Seringkali seseorang tanpa tekad diri yang kuat hanya akan bertahan dengan olahraga yang semangat di awal saja selanjutnya berhenti alas layu. Tanpa niat dan semangat tinggi, tidak mungkin seseorang akan mampu menjaga konsistensinya. 

Seseorang yang bertekad untuk menjalankan olahraga rutin tentunya harus menganggap porsi olahraga itu seperti halnya porsi makan dan porsi istirahat. 

Maksudnya?

Kalau seseorang sudah menganggap olahraga adalah kebutuhan, maka menjalaninya tidak akan terasa berat, justru karena dia sudah mendapatkan manfaat nyata dari olahraganya itu maka seakan-akan olahraga adalah hal yang wajib. Bagi individu yang telah terbiasa dengan olahraga akan ada perasaan kurang meskipun hanya sehari saja tidak melaksanakan olahraga.

Tujuan dari olahraga memang bermacam-macam, di antaranya:

1. Untuk kebugaran

Pribadi yang sehat tentunya tidak akan merasa sayang dengan meluangkan sedikit waktunya beberapa puluh menit atau jam untuk berolahraga. Dengan menjaga gerak tubunnya secara aktif dia akan memperoleh badan yang bugar, tidak mudah capek/ngantuk, energik dan yang jelas tidak gampang lelah. Tahan banting dan tidak mudah sakit. Pernah tidak kita melihat seseorang yang meskipun sudah beraktifitas berat tetap energik dan tidak mudah capek/ sakit. Ini tentunya didapatkan dari intensitas olahraganya yang teratur. Nafas lebih ringan, masa otot meningkat dan jelasnya tidak mudah capek.  Bekerja dengan intensitas berat tidak membuat pelaksana olahraga aktif mudah tumbang. Hal ini tentu berbeda dengan seseorang yang tidak pernah berolahraga, tentunya bisa bertolak belakang hingga 180 derajat.

2. Untuk menurunkan berat badan,

Dalam berolahraga bisa juga bertujuan menurunkan berat badan. Seseorang yang asupan kalori dari makanannya sangat tinggi ditambah kurangnya aktifitas geraknya akan menjadikan timbunan-timbunan lemak di badan dan ujung-ujungnya akan menjadikan dirinya kegemukan atau bahkan obesitas. 

Sebenarnya gak ada istilah bakat gemuk, karena semua itu dari gaya hidup. "Aku kelihatannya turunan deh karena keluargaku memang gemuk-gemuk" gimana dong?

Keluarganya badannya gemuk-gemuk ya karena kebiasaan dan gaya hidup keluarganya yang sangat doyan makan dan minum tinggi kalori dan akhirnya keterusan jadi kebiasaan. Pasti ya gemuk-gemuk karena dibiasakan. Apalagi yang namanya bergerak itu sesuatu kemustahilan alias mager....tidur aja hehehe....

3. Untuk pembentukan otot, menambah tinggi, memperbaiki postur tubuh

Olahraga juga ditujukan untuk membentuk otot. Kalau selama ini seseorang yang sudah merasa cukup cadangan lemaknya,,,dibilang gemuk tidak, kurus tidak, sedang..pas-pasan, normal tapi kecenderungan masa ototnya kecil alias tidak terbiasa melakukan aktivitas fisik yang berarti. 

Bisa kaliat lihat postur tentara, dia terbentuk dari latihan yang rutin dan keras. Bentuk tubuh tentara nampak proporsional dan yang jelas nampak atletis dan sehat. 

Pernah  dibandingkan antara dua orang yang timbang badan setara tetapi ketika dibandingkan yang satu lebih dominan berat dari lemak dan sedangkan yang satunya berat dari masa otot. Kalau di adu di aktifitas fisik jelas yang lebih bertahan adalah yang memiliki masa otot cukup.

Seseorang yang terlatih dengan olahraga rutin akan memiliki postur tubuh  yang lebih baik, dan lebih tegap. Pada seseorang yang membiasakan stretching badannya sehingga sendi-sendinya mampu teregang maksimal dengan ditambah asupan nutrisi yang cukup akan menghasilkan kemampuan pertumbuhan yang bisa lebih tinggi.

4. Untuk merawat kesehatan.

Pada kondisi seseorang yang sakitpun tetap dianjurkan berolahraga tentunya dengan menyesuaikan jenis olahraganya. Seseorang yang sakit, dengan bergerak akan menjaga kelenturan otot dan sendi dan memperlancar aliran darah serta fungsi organ semisal jantung dan paru-paru. 

Seseorang yang sakit dibiarkan terbaring dalam waktu lama kecenderungannya akan mengalami pengecilan otot anggota gerak. Seringkali kita lihat kakinya seseorang yang tidak pernah bergerak akan cenderung mengecil, tangannya akan mengecil dan dia akan mengalami kehilangan daya sanggah/ kekuatan berdiri tegaknya. Berjalan ringan meskipun hanya sebatas di dalam kamar atau pekarangan rumah dianjurkan untuk orang sakit dan para manula untuk menjaga elastisitas/ kemampuan tubuhnya.

Beruntung seseorang yang sejak muda sudah membiasakan diri berolahraga, tetapi bukn berarti kendati sudah tidak muda laagi terus kita gak perlu berolahraga ya..Semua tetap harus berolahraga supaya sehat.



Tips Olah Raga 

1. Tetapkan jenis olahraga yang sesuai

2. Batasi durasi sesuai dengan tujuan dan kemampuan

3. Laksanakan secara rutin

4. Biasakan ada mekanisme pemanasan dan pendinginan.

5. Kombinasikan dengan makanan dan minuman sehat serta istirahat 

    yang cukup.


KENALI MANFAAT ASAM PHOSPIT PADA PETROPHOS

A sam fosfit ( H3PO3 ) pada produk Petrophos memiliki kemampuan unik untuk merangsang pertumbuhan akar , meskipun perannya berbeda dengan pu...