Kamis, 23 Oktober 2025

GUELLA 480 SL ZPT MEMPERCEPAT PEMATANGAN BUAH

 


Gambar Pisang Masak

Panduan Penggunaan GUELA 480 SL untuk Mempercepat Pemasakan Buah


1. Kandungan dan Cara Kerja

GUELLA 480 SL mengandung Etephon 480 g/L (48%), yaitu senyawa pelepas etilen (C₂H₄).
Etilen adalah hormon alami tanaman yang:

  • Mempercepat pematangan buah dengan mengubah pati menjadi gula.

  • Menguraikan klorofil → warna buah berubah hijau ke kuning/merah.

  • Melunakkan jaringan buah sehingga rasa lebih manis dan aroma khas keluar.

  • Menyebabkan pemasakan serentak, sangat berguna untuk panen dan distribusi.


2. Tujuan Penggunaan

GUELLA 480 SL digunakan untuk:

  • Mempercepat pematangan buah pasca panen (pisang, pepaya, tomat).

  • Menyamakan tingkat kematangan buah sebelum panen (mangga, kopi, kakao, nanas).

  • Mengatur waktu panen serentak untuk pasar ekspor atau industri pengolahan.


                                                                Gambar Pisang Masak

3. Jenis Tanaman yang Direkomendasikan

Jenis TanamanTujuan Aplikasi
PisangMematangkan buah seragam setelah panen
ManggaMempercepat perubahan warna kulit dan rasa manis sebelum panen
PepayaMempercepat pemasakan untuk pasokan pasar
TomatMenyamakan warna merah buah
Kopi & KakaoMempercepat pemasakan buah agar panen serempak
NanasDosis rendah: merangsang pembungaan; dosis tinggi: pemasakan

4. Dosis dan Cara Aplikasi GUELLA 480 SL

Catatan penting:
Karena konsentrasi GUELLA 480 SL sangat tinggi (48% Etephon), maka harus diencerkan dengan benar.
Gunakan air bersih pH 5–6, jangan gunakan air kapur.

TanamanDosis GUELLA 480 SLCara AplikasiWaktu Aplikasi
Pisang2–4 mL/L air (≈ 1000–2000 ppm)Celup tandan atau semprot buah merataSetelah panen (buah hijau matang)
Mangga1–2 mL/L air (≈ 500–1000 ppm)Semprot buah saat matang fisiologis (80–90%)7–10 hari sebelum panen
Pepaya1 mL/L air (≈ 500 ppm)Semprot permukaan buah hingga basah merata5–7 hari sebelum panen
Tomat0,5–1 mL/L air (≈ 250–500 ppm)Semprot buah saat mulai kuning3–5 hari sebelum panen
Kopi/Kakao2 mL/L air (≈ 1000 ppm)Semprot buah hijau tua10–14 hari sebelum panen
Nanas (pembungaan)0,25–0,5 mL/L air (≈ 100–250 ppm)Semprot titik tumbuh daun tengah45–60 HST (hari setelah tanam)

5. Cara Aplikasi di Lapangan

  1. Larutkan GUELLA 480 SL sesuai dosis ke dalam air bersih.

  2. Aduk merata, hindari penggunaan wadah logam.

  3. Semprot buah secara merata sampai permukaan basah (tidak menetes).

  4. Lakukan penyemprotan pagi hari (06.00–09.00) atau sore hari (16.00–17.00) saat suhu < 30°C.

  5. Hindari penyemprotan saat hujan atau angin kencang.

  6. Gunakan alat pelindung diri: masker, sarung tangan, dan kacamata.


6. Tanda-tanda Keberhasilan

  • 2–4 hari setelah aplikasi → warna buah mulai berubah.

  • 5–7 hari → buah matang seragam, kadar gula meningkat.

  • Rasa dan aroma lebih alami dibanding pematangan kimia non-etilen.


7. Peringatan dan Kehati-hatian

⚠️ Hindari kesalahan berikut:

  • Jangan mencampur dengan pestisida, pupuk daun, atau larutan basa.

  • Jangan gunakan dosis > 4 mL/L (dapat membuat buah busuk cepat).

  • Hindari kontak langsung dengan kulit (larutan bersifat asam, pH 2–3).

  • Simpan di tempat sejuk dan teduh, jauh dari sinar matahari langsung.



8. Keuntungan Menggunakan GUELLA 480 SL

✅ Pematangan buah lebih cepat dan seragam.
✅ Warna kulit lebih cerah dan menarik.
✅ Rasa buah lebih manis alami (akibat konversi pati → gula).
✅ Waktu panen bisa diatur sesuai kebutuhan pasar.
✅ Aman jika digunakan dengan dosis dan interval yang benar (residu rendah).


9. Contoh Aplikasi Lapangan pada Pisang

  1. Potong tandan pisang hijau matang.

  2. Rendam tandan dalam larutan GUELLA 480 SL 2 mL/L air selama 5 menit.

  3. Tiriskan dan simpan di tempat teduh selama 24–48 jam.

  4. Warna berubah dari hijau → kuning cerah dalam 3 hari.


10. Ringkasan

AspekRekomendasi
Bahan aktifEtephon 480 g/L
TujuanMempercepat dan menyeragamkan pemasakan buah
Konsentrasi umum250–2000 ppm (0,5–4 mL/L GUELLA 480 SL)
Waktu aplikasi3–14 hari sebelum panen atau pasca panen
MetodeSemprot atau celup
Frekuensi1 kali per siklus buah

Rabu, 22 Oktober 2025

INSEKTISIDA GRANUL SIDAZINON 10 GR PENYELAMAT SERANGAN URET ULAT TANAH

 




Rekomendasi Aplikasi Sidazinon Granul pada Tanaman Tebu

1. Tujuan Penggunaan

Sidazinon Granul digunakan untuk:

  • Mengendalikan ulat tanah (Agrotis sp.), uret (Lepidiota stigma, Holotrichia sp.), dan hama tanah lainnya.

  • Melindungi akar dan batang bawah tebu muda agar tidak rusak pada fase awal pertumbuhan (0–3 bulan).


2. Bahan Aktif

Diazinon 10% Granul
Golongan: Organofosfat
Mekanisme kerja: Kontak dan racun pernapasan (menyebabkan gangguan sistem saraf hama tanah).


3. Waktu dan Cara Aplikasi

A. Sebelum Tanam (pra-tanam)

  • Dosis: 20–25 kg/ha (untuk 10% G)

  • Cara aplikasi:

    1. Sebarkan merata ke lahan setelah olah tanah terakhir.

    2. Campur dengan tanah menggunakan garu atau bajak ringan hingga kedalaman ±10 cm.

    3. Diamkan minimal 3–5 hari sebelum tanam agar butiran menyatu dengan tanah.

🟢 Manfaat: Mengendalikan populasi uret dan ulat tanah yang masih berada di lapisan atas tanah sebelum penanaman.




B. Saat Tanam Tebu (tanam bud set atau stek)

  • Dosis: 10–15 kg/ha (10% G)

  • Cara aplikasi:

    1. Taburkan Sidazinon Granul langsung ke dalam alur tanam sebelum batang tebu ditutup tanah.

    2. Pastikan butiran tidak menempel pada mata tunas agar tidak menyebabkan fitotoksisitas.

    3. Tutup kembali dengan tanah.

🟢 Manfaat: Memberikan perlindungan akar dan batang muda sejak awal pertumbuhan.


C. Saat Pemeliharaan (umur 2–3 bulan)

  • Dosis: 10–15 kg/ha

  • Cara aplikasi:
    Tabur butiran Sidazinon di sekitar pangkal rumpun tebu, lalu lakukan pembumbunan.
    Lakukan pada sore hari untuk mengurangi penguapan.

🟢 Manfaat: Menekan serangan lanjutan dari uret dewasa atau ulat tanah yang bermigrasi dari area sekitarnya.


4. Keunggulan Sidazinon Granul

✅ Daya kendali kuat terhadap hama tanah yang bersembunyi di bawah permukaan.
✅ Tidak mudah tercuci oleh air hujan.
✅ Aman untuk perakaran tebu bila digunakan sesuai dosis.
✅ Efektif melindungi tanaman hingga 4–6 minggu setelah aplikasi.


5. Tips Tambahan Lapangan

  • Lakukan pengolahan tanah dalam (25–30 cm) sebelum aplikasi untuk menghancurkan sarang uret.

  • Gunakan jebakan cahaya 2 minggu sebelum tanam untuk menekan populasi kumbang induk uret.

  • Kombinasikan dengan pupuk organik matang agar aktivitas mikroba tanah tetap terjaga.

  • Hindari penggunaan berulang dengan insektisida sejenis (organofosfat) untuk mencegah resistensi.


6. Contoh Keberhasilan Aplikasi (Lapangan)

📍 Lokasi: Kediri, Jawa Timur
📅 Musim Tanam: Giling 2024
👨‍🌾 Perlakuan: Sidazinon 10% G dosis 20 kg/ha saat tanam
📈 Hasil:

  • Serangan uret <3% (dibanding kontrol 18%).

  • Pertumbuhan tunas lebih cepat dan seragam.

  • Peningkatan bobot tebu ±12% dibanding lahan tanpa aplikasi Sidazinon.


Kesimpulan

👉 Aplikasi Sidazinon Granul berbahan aktif Diazinon secara tepat waktu dan dosis yang sesuai adalah langkah efektif dan ekonomis untuk menekan populasi uret dan ulat tanah pada tebu.
👉 Perlindungan dini = akar sehat → pertumbuhan optimal → rendemen tinggi.



Berikut ini rekomendasi penggunaan Sidazinon Granul pada tanaman selain tebu, lengkap dengan dosis dan waktu aplikasinya:


1. Padi Sawah (Oryza sativa)

Hama sasaran:

  • Ulat tanah (Agrotis ipsilon)

  • Uret (Holotrichia sp.)

  • Orong-orong (Gryllotalpa africana)

Dosis:
➡️ 10–15 kg/ha (Diazinon 10% G)

Waktu aplikasi:

  • Saat olah tanah terakhir atau 1–2 hari sebelum tanam benih/pindah tanam

  • Sebar merata di permukaan tanah, lalu aduk ringan agar masuk ke lapisan tanah ±5 cm

Catatan:
👉 Efektif menekan populasi hama tanah sebelum bibit padi tumbuh.


2. Kentang (Solanum tuberosum)

Hama sasaran:

  • Uret tanah

  • Larva kumbang tanah (Phyllophaga sp.)

Dosis:
➡️ 20 kg/ha (Diazinon 10% G)

Cara aplikasi:

  • Tabur di alur tanam atau di sekitar umbi saat penanaman

  • Tutup kembali dengan tanah setebal 3–5 cm

🟢 Manfaat: Akar dan umbi kentang tumbuh tanpa luka gigitan, hasil lebih bersih dan seragam.


3. Jagung (Zea mays)

Hama sasaran:

  • Uret, ulat tanah, dan orong-orong

Dosis:
➡️ 10–15 kg/ha

Aplikasi:

  • Tabur di barisan tanam sebelum benih jagung ditutup tanah

  • Dapat diulang pada umur 20–25 hari jika ditemukan serangan lanjutan

🟢 Manfaat: Menjaga pertumbuhan awal agar jagung tidak rebah dan akar berkembang optimal.


4. Cabai & Sayuran Dataran Rendah

Hama sasaran:

  • Uret tanah

  • Orong-orong

  • Ulat tanah

Dosis:
➡️ 10–20 kg/ha (tergantung populasi hama)

Aplikasi:

  • Saat olah tanah atau sebelum tanam bibit cabai/tomat/terung

  • Tabur di lubang tanam, lalu tutup tipis dengan tanah sebelum bibit dimasukkan

🟢 Manfaat: Akar muda cabai tidak terganggu, pertumbuhan awal lebih cepat dan seragam.




5. Kelapa Sawit & Tanaman Perkebunan (Kakao, Kopi, Tembakau, Nanas)

Hama sasaran:

  • Uret tanah (larva kumbang tanduk, Oryctes rhinoceros)

  • Ulat tanah

  • Semut dan rayap di sekitar perakaran

Dosis:
➡️ 20–40 gram per tanaman muda (untuk sawit atau kakao umur <2 tahun)

Cara aplikasi:

  • Tabur di sekitar pangkal batang, radius ±20 cm dari batang

  • Lalu tutup tipis dengan tanah

🟢 Manfaat: Melindungi sistem akar muda dari gigitan hama bawah tanah.


Keunggulan Sidazinon Granul pada Semua Tanaman

✅ Daya kerja ganda (kontak & racun pernapasan)
✅ Efektif di kondisi lembab atau kering ringan
✅ Stabil di tanah, tidak mudah tercuci
✅ Aman bagi tanaman bila dosis tepat
✅ Efek perlindungan 4–6 minggu


Catatan Umum Pemakaian

  • Gunakan sarung tangan dan masker saat aplikasi.

  • Jangan aplikasikan bersamaan dengan pupuk N tinggi (urea) di lubang tanam → bisa mempercepat penguapan bahan aktif.

  • Hindari penggunaan di lahan tergenang air (seperti padi yang sudah tergenang).

KENALI MANFAAT ASAM PHOSPIT PADA PETROPHOS

A sam fosfit ( H3PO3 ) pada produk Petrophos memiliki kemampuan unik untuk merangsang pertumbuhan akar , meskipun perannya berbeda dengan pu...