Istilah "asam-aseman" pada tanaman padi biasanya merujuk pada kondisi di mana pertumbuhan terhambat, daun menguning (seringkali dari ujung), dan akar membusuk akibat kondisi tanah yang terlalu masam atau tergenang (anaerob).
Ketiga bahan yaitu ZnSO4 vs Kalsium Silika vs Asam Amino memiliki peran yang sangat berbeda. Untuk menentukan mana yang "lebih baik", kita harus melihat penyebab utama masalahnya.
Perbandingan Fungsi: ZnSO4 vs Kalsium Silika vs Asam Amino
| Bahan | Peran Utama dalam Mengatasi Asam-aseman |
| ZnSO4 (Zinc Sulfat) | Mengatasi defisiensi Seng (Zn) yang sering terjadi di lahan yang terus tergenang. Membantu metabolisme dan pertumbuhan tunas. |
| Kalsium Silika | Penetral keasaman dan penguat jaringan. Silika membuat batang tegak dan tahan serangan penyakit yang biasa menyerang tanaman stres. |
| Asam Amino | Bio-stimulan/Recovery. Membantu tanaman pulih dari stres lingkungan (keracunan besi atau asam) dengan menghemat energi tanaman dalam membentuk protein. |
Analisis Mana yang Lebih Baik?
Sebenarnya, ketiganya bekerja secara sinergis (saling melengkapi), namun jika harus memilih berdasarkan prioritas:
1. Pilih Kalsium Silika Jika...
Tanah Anda memang memiliki pH rendah (asam) atau jenuh air. Kalsium membantu menaikkan pH secara lokal di sekitar akar, sementara Silika memperkuat dinding sel tanaman agar tidak mudah ditembus oleh racun besi (Fe) atau aluminium (Al) yang biasanya aktif di tanah asam.
2. Pilih ZnSO4 Jika...
Tanaman menunjukkan gejala khas kerdil, daun mengerut, atau muncul bercak cokelat karat. Di lahan sawah yang selalu basah, unsur Seng (Zn) seringkali tidak tersedia bagi tanaman. Pemberian ZnSO4 adalah "obat" langsung untuk memicu kembali pertumbuhan vegetatif.
3. Pilih Asam Amino Jika...
Tanaman sudah terlihat sangat stres dan berhenti tumbuh. Asam amino tidak memperbaiki tanah, tapi membantu "memberi makan" tanaman secara instan agar punya energi untuk bertahan hidup dan membentuk akar baru tanpa harus menunggu proses fotosintesis yang lambat karena daun kuning.
Rekomendasi Strategi Terbaik
Jika Anda ingin hasil maksimal untuk mengatasi asam-aseman secara tuntas, urutan ini adalah yang paling efektif:
Segera: Keringkan lahan (intermitten) jika memungkinkan agar gas beracun (H2S) keluar.
Aplikasi Kalsium Silika: Taburkan di dasar tanaman untuk memperbaiki kondisi kimia tanah atau spraykan di daun tanaman.
Semprotkan Campuran ZnSO4 + Asam Amino: Kombinasi ini sangat ampuh. Asam amino akan membantu penyerapan Zn (Zinc) lebih cepat masuk ke jaringan tanaman untuk memulihkan titik tumbuh.
Catatan Penting: Jangan memberikan pupuk Nitrogen (seperti Urea) saat tanaman sedang mengalami asam-aseman, karena justru akan memperparah pembusukan akar.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar