Bagi kita para petani padi, kalau sawah sudah kemasukan wereng cokelat (WBC), rasanya pasti ketar-ketir. Di toko pertanian, selain produk lama berbahan aktif BPMC (Sidabas, Naga), MIPC (Sidacin), Buprofezin (Buprosida) dan Imidakloprit (Topdor), ada 3 (tiga) pilihan obat wereng jempolan saat ini seperti Teballo Merah (Nitenpiram), Plenum (Pimetrozine), dan Pexalon (Triflumezopyrim).
Ketiganya memang bagus dengan kelebihan-kelebihannya, tapi kalau urusan buat "nyapu bersih" dan mengatasi serangan mendadak, pilihan petani pada Teballo Merah karena punya kelebihan yang bisa menjadi dasar dan tidak dimiliki oleh bahan aktif lainnya.
Berikut ini alasan kenapa Teballo Merah dengan kandungan Nitenpiram yang disempurnakan dari formulasi sebelumnya semakin jadi andalan buat penyelamat tanaman:
1. Menang di Kecepatan: Sekali Semprot langsung "Klap-Klip" Jatuh
Kelebihan nomor satu dari Teballo Merah dengan bahan aktif Nitenpiram adalah daya rontoknya yang super cepat (efek knockdown instan). Perbandingan kemampuan berdasarkan bahan aktif:
Nitenpiram: Begitu kena semprot atau terserap tanaman, racun kontaknya langsung menyerang saraf wereng. Dalam hitungan jam (bahkan kurang dari 2 jam), wereng langsung teler, berhenti mengisap batang padi, dan rontok mati ke air. Petani bisa langsung lihat buktinya di bawah rumpun padi.
Pimetrozine: Obat ini sistemik bagus, kerjanya pelan (slow-acting). Wereng dibuat mogok makan dan mati kelaparan setelah beberapa hari (stop feeding). Jadi, jangan kaget kalau habis disemprot Pimetrozine, werengnya masih kelihatan hidup beberapa hari hingga akhirnya mati karena lemas kelaparan.
Triflumezopyrim: Tipe pelindung. Dia mematikan wereng dengan rapi meskipun efek knockdownnya tidak seinstan Nitenpiram kalau untuk urusan bikin wereng langsung ambrol di tempat.
Ringkasnya: Kalau sawah Anda sudah "meranggas" dan werengnya sudah padat, jangan tunggu besok. Teballo Merah adalah pilihan paling pas buat langsung nurunin populasi wereng hari itu juga..Sikat Wereng langsung..Spray langsung ambrol berjatuhan werengnya.
2. Paling Ampuh Buat Wereng Dewasa yang Suka Terbang (Imago)
Sering kesal dengan wereng bersayap yang terbang kesana-kemari dan siap bertelur lagi? Nah, di sinilah keunggulan Teballo Merah.
Teballo Merah sangat tajam mematikan wereng-wereng dewasa yang aktif bergerak ini. Jadi, kita bisa langsung memotong jalur produksinya sebelum mereka bertelur lebih banyak.
Berbeda dengan Triflumezopyrim yang memang jagonya mengunci anakan wereng (nimfa) dan bikin telurnya mandul agar tidak menetas. Tapi kalau musuhnya sudah berwujud wereng dewasa peloncat, tentunya dia masih sempat menghisap batang padi dan berpindah pindah. Beda dengan daya sengat kontak Teballo Merah yang jauh lebih memuaskan mata petani.
3. Formulasi Cair (SL), Gampang Nyerep ke Batang Padi
Teballo Merah ini bentuknya cairan (SL) Soluble Liquid yang mudah larut di air.
Begitu dicampur air, dia langsung menyatu dengan baik dan punya kemampuan menembus jaringan daun/batang (translaminar). Jadi, kalau kita nyemprot dari atas, racunnya bisa meresap sampai ke balik daun atau sela-sela batang tempat wereng bersembunyi.
Sementara Pimetrozine bentuknya butiran (WG) yang harus diaduk agak lama agar larut sempurna, dan Triflumezopyrim bentuknya cairan kental putih (SC). Keenceran dan formula SL milik Teballo Merah membuatnya sangat cepat bekerja begitu kontak dengan tubuh hama.
Jika kita membandingkan kecepatan kelarutan atau dispersi antara formulasi SL (Soluble Liquid) dan SC (Suspension Concentrate), jawabannya adalah formulasi SL jauh lebih cepat larut dan tercampur secara homogen dibandingkan SC.
Berikut adalah penjelasan teknis mengapa keduanya berbeda, agar memudahkan Anda dalam memahaminya:
1. Formulasi SL (Soluble Liquid / Pekatan Cair Larut Air)
Karakteristik: Formulasi berbasis air atau pelarut polar di mana bahan aktifnya sudah benar-benar larut secara sempurna di dalam cairan pembawa sejak dari pabrik.
Proses saat dicampur air: Ketika Anda memasukkan formulasi SL ke dalam tangki semprot berisi air, ia tidak mengalami proses disolusi (pemecahan partikel padat) lagi. Formulasi ini langsung bercampur secara difusi (bercampur seketika) dan membentuk larutan sejati yang homogen, transparan, dan tidak mengendap.
Kecepatan: Sangat Cepat (Instan).
2. Formulasi SC (Suspension Concentrate / Pekatan Suspensi)
Karakteristik: Formulasi ini ditujukan untuk bahan aktif yang tidak bisa larut dalam air atau minyak. Bahan aktifnya berupa partikel padat halus yang disuspensikan (diselimuti) dalam media cair dengan bantuan agen pembasah dan pendispersi. Fisiknya biasanya kental seperti susu atau pasta.
Proses saat dicampur air: Formulasi SC sebenarnya tidak larut, melainkan terdispersi (menyebar). Saat dimasukkan ke dalam air, partikel-partikel padat tersebut membutuhkan waktu dan sedikit guncangan/adukan agar bisa menyebar merata ke seluruh air di dalam tangki semprot. Hasil akhirnya adalah larutan suspensi yang keruh. Jika didiamkan terlalu lama tanpa diaduk, partikel padat ini bisa mengendap ke bawah.
Kecepatan: Lebih Lambat dibanding SL, karena membutuhkan waktu untuk proses dispersi partikel.
4. Ramah di Kantong dan Cocok Buat Oplosan (Tank Mix)
Dari segi biaya modal tanam:
Teballo Merah: Harganya lebih terjangkau untuk aplikasi penyembuhan (sweeping). Selain itu, Teballo Merah ini paling "akur" kalau mau dicampur atau dioplos dengan obat wereng golongan lain (seperti dimehipo) untuk memperluas daya bunuhnya (biar telurnya ikut mati).
Pimetrozine dan Triflumezopyrim: Kita tahu sendiri, kedua obat ini harganya kelas premium (lumayan mahal). Memang bagus, tapi biasanya lebih cocok dipakai di awal untuk pencegahan (saat padi umur 30–45 HST) bukan buat disemprot berkali-kali saat wereng sudah mengamuk.
Kesimpulan Buat Petani
Pimetrozine & Triflumezopyrim: Cocok buat "Jaga-jaga" atau pencegahan sejak awal biar wereng tidak sempat berkembang biak di sawah kita.
Teballo Merah (Nitenpiram): Sangat cocok buat "Pemukul Darurat". Kalau sawah sudah terlanjur diserang, populasi wereng meledak di fase padi darurat atau saat bunting sampai pengisian, Teballo Merah 250 SL adalah senjata paling cepat, tuntas, dan tidak bikin kantong bolong buat nyelametin padi dari ancaman puso!

Tidak ada komentar:
Posting Komentar