Senin, 22 Agustus 2022

Jodohku Ketemu Lewat Radio (Calon Mertua)



 "Assalamualaikum, Mas....

Besok kira-kira mas Guntur bisa pulang gk ya waktu aku wisuda?

Soalnya abah sama umi pasti datang ke Surabaya, dan yang pasti kesempatan ketemu sama Mas.

"E...Insyaallah aku cuti dik, kesempatan gk datang dua kali" jawabku di telepon waktu itu.

Hingga waktu wisuda itu tiba, lupa-lupa ingat kalau gak salah sekitar bulan April apa ya dia wisuda.

Sejak pagi sudah menyiapkan diri dan berangkat ke surabaya, yang pasti sudah "dagdigdug" dari awal mau ketemu calon mertua. Mau ngomongin apa ya...waduh...grogi"

Saat prosesinya sih aku masih jaga-jaga jarak dan pasti sudah salim meskipun belum disebutkan ngomong serius. Selepas pagi kamipun pulang menuju rumah kakaknya dan dia menghampiri aku yang sedang menunggu diteras rumah kakaknya waktu itu. "Mas, ayo masuk, dipanggil abah mau ngomong"

Aku mengangguk pelan "Bismillah...serius...Bisa" kataku.....

Mulut sudah komat kamit baca fatihah dan ayat kursi supaya diberikan kelancaran ngomong dan gk salah ucap. 

"Sini nak Guntur...." sapa Abah pelan sambil mempersilahkan aku duduk di depannya.

"Jadi, ini abah sudah tau dan cuman mau mantabkkan saja...Nak Guntur apa serius sama Uyun?" tanya Beliau dengan tatapan serius ke arahku.

"Bismillah, mantab Bah...Serius"

Saya sudah bekerja dan insyaallah bisa mencukupi nafkahnya dan insyaallah saya ada niat tulus Bah" jawabku tegas.

"Kalau mau serius, kalau sudah jadi niatnya nak Guntur...abah sebagai orang tua hanya menyerahkan saja sama anaknya. Kalau serius, supaya keluarganya saling kenal, nanti kapan bisa ajak Abah sama Uminya ke Tegal...biar keluarga bisa saling mengenal. Begtu ya Nak"

"Kalau di Lampung Dinasnya bagaimana...bisa cerita-cerita ke Abah" tanya abah singkat.

"Saya di Lampung mulai April 2003 Bah. Sebelumnya kenal sama Dek Uyun waktu itu Desember sebelumnya, Ketemu di Acara Kampus cuman ya ketemu beberapa kali sebelum saya dinas di Lampung. Kalau ketemu2 ya pas saya pulang ke Gresik Bah. Biasanya setahun 2-3 kali" jawabku sedikit panjang.

"Berarti sudah 2 tahun ya kenalnya, Mas hadi...kakaknya Uyun ini juga cerita katanya sempat njenguk waktu adel sakit. Prinsipnya Abah mempersilahkan Nak Guntur ajak Abah dan Uminya ke Tegal. Abah tunggu kapan bisanya..kalau nanti pulang abah nitip salam buat Abah dan Uminya Nak Guntur"

"Baik Bah, saya akan sampaikan ke Abah dan Umi kapan rencana ke Tegalnya, saya sekalian pamit pulang dan nanti akan saya sampaikan salam ke abah dan Umi" jawabku berpamitan dan bersalaman dengan Orang tuanya.

Selang beberapa waktu sejak kejadian itu ada pertimbangan ketika harus berkenalan dulu apakah akan tidak menjadi lebih lama karena posisiku bekerja di lampung...berpikir..berpikir...berpikir kayaknya mungkin sekaian melamar saja biar gk lama-lama.

"Assalamualaikum, dik......mas mau datang sama bapak dan ibu ke tegal segera bulan juni ya....sekitar pertengahan Juni nanti mas ada acara di Gresik sekalian nanti Mas mau ke tegal melamar" kataku

"Apa Mas, melamar?" grogi aku mas...ini kan katanya mau kenalan dulu apa kok langsung melamar...."Suara dia gugup.

"Kalau kenalan dulu, kemudian gk ada waktu karena di lapangan khawatirnya malah lama ketunda tunda. Bismillah wis dik, yakin.. " Kataku di telpon. 

"Eeee... Iyadeh mas nanti mau disampaikan ke abah semoga di setujui ya mas" Jawabnya pelan.



"Kriiiiig, kriiiiing, kriiiiiing....

"Assalamualaikum, Mas kata Abah gpp sudah di istikhoroh katanya hasilnya baik..Mas boleh datang sama dengan Bapak dan Ibuk ke Tegal" info dia di ujung telepon.

"Bismillah dek, semoga rencananya lancar...mas akan menyiapkan acara lamarannya" kataku


Bersambung....


 






Rabu, 10 Agustus 2022

Sidaxone 276 SL dan Liuxone 150 SL, Herbisida Kontak Andalan

                                       Gb. Sidaxone 276 SL

Pada kondisi persiapan lahan budidaya, petani seringkali dihadapkan pada pilihan apakah menggunakan herbisida kimia atau menggunakan cara manual?

Sebuah pilihan yang kadang bisa membuat galau pada saat sekarang. Petani dengan cara manual di satu sisi memang menghasilkan kondisi lahan yang lebih bersih dari gulmanya, tetapi butuh waktu lebih lama dan biaya yang tidak sedikit. Jumlah biaya dari upah buruh tentunya...upah harian dan upah makannya apalagi kalau tenaganya banyak dan lahannya luas.

Alternatif kedua adalah menggunakan herbisida kimia. Cara ini dinilai lebih prakti dan lebih hemat dari sisi waktu pengerjaannya...Bagaimana dengan biayanya apakah tidak lebih mahal dibandingkan manual?

Secara perhitungan, penggunaan herbisida masih lebih murah dibandingkan dengan cara manual. Hal ini mengingat cara kerja herbisida cukup dengan disemprotkan merata dengan jalan cepat. Kalau proses kematiannya juga bisa diatur apakah ingin cepat mati atau yang lambat mati...

Pada umumnya cara kerja herbisida ada dua macam yaitu yang pertama jenis Herbsidia Sistemik, dan yang kedua Herbisida Kontak. Bagaimana cara membedakannya?

Herbisida sistemik cara kerjanya melalui efek jaringan, biasanya proses kematian gulmanya lambat tetapi tingkat kematiannya menyeluruh dari ujung tanaman hingga ke akar.
Herbisida kontak cara kerjanya melalui efek bakar cairan ke bagian gulma yang terkena paparan. 

Herbisida jenis ini akan mampu mematikan gulma secara cepat dalam hitungan jam akan tetapi kelemahan herbisida ini adalah kemampuan daya tumbuh kembalinya yang lebih cepat pula karena proses kematian gulma dengan herbisida ini tidak sampai ke akar.
Di antara bahan aktif herbisida kontak yang selama ini sangat familiar di kalangan petani adalah herbisida Parakuat..
Meskipun di hadapkan pada isu lingkungan yang selama ini menjadi perhatian dari jenis pestisida terbatas ini.. 



Masih belum ada jenis pestisida pengganti yang mampu menggantikannya secara utuh. 
Penggunaan herbisida yang dikategorikan terbatas ini memang mensyaratkan adanya pengawasan dari pemerintah. Adanya kewajiban pelatihan bagi penggunanya mengharuskan kesemua perusahaan yang mendaftarkan produk ini harus memberikan pelatihan pada para penggunanya.. 

Adanya penelitian dugaan karsinogenik pada pestisida ini yang menyebabkan teratologi atau cacat janin mengharuskan penggunanya memiliki kewajiban kehati hatian. 
Prinsip memang semua pestisida berbahaya kalau tidak digunakan dengan bijaksana. 

Produk Sidaxone 276 SL sebagai herbisida produksi Petrosida Gresik telah menemani petani Indonesia dalam pengendalian gulma. 

Petani budidaya pangan, hortikultura buah ataupun sayur memilih herbisida kontak SIDAXONE 276 SL mengingat produk ini memiliki kualitas kemurnian yang tinggi dengan konsentrasi 276 g/l.

Untuk produk herbisida kontak dengan konsentrasi yang lebih ringan hadir dengan merk Liuxone 150 SL dengan kandungan 150 g/l, diperuntukkan buat gulma yang lebih ringan.



Kalau untuk gulma membandel pakai Sidaxone 276 SL, kalai untuk gulma ringan pakai Liuxone 150 SL. 






Baca Info Produk yang lain:

Tambahkan Pupuk Hayati Supaya Lebih Hemat
 

KENALI MANFAAT ASAM PHOSPIT PADA PETROPHOS

A sam fosfit ( H3PO3 ) pada produk Petrophos memiliki kemampuan unik untuk merangsang pertumbuhan akar , meskipun perannya berbeda dengan pu...